Kulineran Bakso Sayur UM yang Tidak Pernah Sepi dan Selalu Antri
Bagi kalian mahasiswa Universitas
Negeri Malang (UM) pasti sudah tidak asing dengan yang namanya bakso sayur. Bakso
gerobak ini setiap hari mangkal di belakang gerbang UM, Jalan Salatiga. Walaupun
sederhana, tapi bakso ini tidak pernah sepi dan selalu habis dalam hitungan jam
saja. Menu yang dijual pun tidak beraneka ragam seperti bakso Malang pada umumnya,
hanya terdapat beberapa macam pentol yaitu pentol kecil, pentol isi telur puyuh,
pentol isi daging cincang,dan tahu. Keunikan bakso ini terdapat pada sayuran
dan mie yang bebas diambil sepuasnya GRATIS. Kita tinggal ambil saja sendiri menu
apa yang ingin dibeli, nanti tinggal bayar saja langsung ke penjualnya. Harga bakso
ini tergolong sangat terjangkau, untuk pentol tanpa isi harganya Rp. 2000, pentol
yang berisi daging dan telur puyuh harganya Rp.3000, dan untuk tahu harganya
Rp.500 saja.
![]() |
| antri cuy 😄 |
Seperti bakso pada umunya bakso
ini dilengkapi dengan potongan daun seledri, bawang goreng, garam, kecap, saos,
sambal dan jeruk nipis yang menambah kesegaran kuah kaldunya. Aku sendiri suka
menambahkan beberapa potong jeruk nipis ditambah menambah sambal yang cukup
banyak sehingga kuahnya akan menjadi asam pedas, hmmm bayanginnya saja sudah ngiler 😝 Karena bakso sayur ini adalah bakso gerobak, maka disana tidak tersedia kursi
untuk makan, kalian bisa duduk seadanya di bawah pepohonan atau pos kamling
sekitarnya. Kalau aku sih suka makan di rerumputan dibawah pepohonan, dengan
semilir angin sepoi mantap kali lah.
Walaupun tempatnya kecil namun pembelinya rela
antri buat makan bakso ini, tidak hanya mahasiswa UM saja tapi juga anak
sekolah, hingga karyawan yang suka makan siang disini. Untuk kalian yang
membawa kendaraan roda dua, kalian bisa parkir persis di sepanjang jalan
belakang gerbang UM, namun untuk yang membawa mobil mungkin agak susah karena terbatas.
So, itu dia kuliner mantul
dari belakang gerbang UM. Silahkan mampir teman-teman. Byee 💜




Tidak ada komentar: